gravatar

Ibarat Berenang dalam Lautan Nikmat

Pernahkah Anda tahu harga oksigen di apotek? Jika belum tahu harga oksigen kurang lebih 25 ribu/ liter. Pernahkah Anda tahu harga nitrogen di apotek.
Jika belum tahharga nitrogen kurang lebih 9.950/ liter
Tahukah Anda bahwa dalam sehari manusia menghirup 2.880 liter oksigen dan 11.376 nitrogen. Jika harus dihargai dengan rupiah maka oksigen dan nitrogen yang kita hirup akan mencapai Rp. 170 juta/ hari/ manusia.Sehingga sebulan kita membutuhkan dana untuk oksigen dan nitrogen Rp. 5,1 miliar


Begitulah hidup manusia. Tidak ada satu desah nafas pun yang bisa dihembuskan kecuali karena nikmat Alloh. Ironisnya, banyak manusia yang jarang merasakan hal itu. Karenya, sangat wajar dan pantas jika kemudian Alloh mengingatkan agar kita selalu mensyukuri nikmat-Nya. Bukan berarti Alloh butuh syukur kita. Sama sekali tidak. Bahkan seandainya semua manusia di dunia ini dari yang pertama diciptakan sampai manusia terakhir bersyukur kepada Alloh, niscaya hal itu tidak akan menambah keagungan dan kewibawaan-Nya. Sebalikya, jika mereka semua kufur niscaya kekukufuran mereka tidak akan mengurangi kekuasaan dan keagungan-Nya.

Pada kenyataannya banyak manusia tidak mau mensyukurinya.
Dan memang begitulah tabiat manusia. Terhadap orang yang senantiasa memberi dan mencukupi kebutuhannya dia jarang mengucapkan terima kasih. Pernahkah Anda bandingkan perilaku anak Anda tatkala diberi seseorang uang lima ribu rupiah. Tentu anak kita akan segera mengucapkan terima kasih. Tetapi berapa kali anak kita mengucapkan ucapan itu terhadap pemberian dan pengorbanan yang kita lakukan?

Stop, saya tidak bermaksud mengungkit-ungkit hal itu. Saya hanya akan katakan bahwa betapa Alloh selalu mencukupi apa yang kita butuhkan. Tetapi betapa sedikit ucapan syukur yang terucap dari bibir dan terwujud dalam tingkah laku kita. Seolah kita bisa hidup tanpa nikmat dari Alloh.
Yah, masih ada diantara manusaia yang menganggap bahwa yang namanya nikmat hanya sebatas harta benda. Padahal orang seperti ini pada hakikatnya oranag yang paling dangkal akalnya. Simaklah perkataan Hasan Al Bashri, seorang tabi'in, "Barangsiapa yang tidak melihat nikmat Alloh kecuali hanya sebatas pada makanan, minuman dan pakaian sesungguhnya telah pendek akalnya dan dekat adzabnya.

Suatu ketika datang seseorang kepada Yusuf bin 'abid mengeluhkan tentang kesempitan keadaannya. Maka kemudian Yusuf bin 'Abid berkata bagaimana kalau mata mu aku beli dengan seribu dirham, lalu orang tersebut menjawab tidak. Kalau begitu bagaimana kalau tanganmu, kembali ia mengatakan tidak. Kalau kakimu ? Jangan. "Ingatlah akan nikmat Alloh", sambung Yusuf, "Aku melihat Anda mempunyai ratusan ribu dirham tetapi Anda mengeluh selalu", lanjutnya.

Ada yang lebih mengherankan, di antara manusia ada yang justru menjadikan apa yang telah Alloh nikmatkan itu untuk sesuatu yang dimurkai Alloh, memaksiatinya. Apa pendapat Anda terhadap seorang anak yang dibelikan sepatu baru dengan harga yang cukup mahal oleh ayahnya tetapi dengan sepatu baru itu anak tersebut justru menampar pipi ayahnya? Ya, tentu Anda akan mengatakan bahwa anak tersebut kurang ajar. Lalu bagaimana jika itu dilakukan terhadap Alloh, yang telah memberi seluruh fasilitas hidup kepadanya? Saya yakin Anda akan mengatakan perpuatan itu sangat luar biasa kekurangajarannya.

Karenanya, Alloh bertanya lebih dari 30 kali dalam surat Ar Rahman," Maka nikmat Tuhan yang mana lagi yang hendak kamu dustakan?"

Amin ..

btw Dari sisi kreatifitas blog nya keren :)

ClinkBank Search

Gunakan tab ini untuk mendapatkan informasi detil berkaitan dengan ClickBank

Buku tamu